Tips Berjualan Asuransi Lewat Blog: Pengalaman dengan Blog Myallisya

Toko DaringBlog ibarat sebuah toko. Ke toko itu, orang-orang datang berkunjung dan melihat-lihat barang-barang yang ditawarkan. Jika tertarik dan kebetulan punya uang, mereka membeli. Jika tidak tertarik atau tidak ada uang, mereka pergi lagi. Bedanya, blog berada di dunia maya atau dalam jaringan (daring, online).

Bagi saya selaku agen asuransi, memiliki sebuah toko daring itu “sesuatu banget”. Masalah dasar yang setiap pagi menghantui banyak agen asuransi: “Siapa lagi yang harus saya prospek hari ini?”, terpecahkan dengan sendirinya. Masalah selanjutnya yang kerap bikin agen menyerah, yaitu penolakan, pun berkurang secara signifikan atau beralih rupa menjadi tidak lagi menyakitkan.

Dengan memiliki sebuah toko daring, prospek datang sendiri, mungkin melalui mesin pencari atau media sosial. Mereka bertanya tentang produk atau meminta ilustrasi asuransi, dan yang saya lakukan hanyalah menjelaskan apa yang mereka ingin ketahui. Mereka mungkin tertarik atau tidak tertarik, ambil atau tidak ambil, dan memang begitulah hukum alamnya. Selling is about number, itu saja.
Baca lebih lanjut

Pengalaman Menjadi Agen Asuransi Allianz: Tahun Kedua

Logo ASNAlhamdulillah, segala puji bagi Allah, saya telah melalui dua tahun pertama sebagai agen asuransi di ASN (Allianz Star Network). Konon, dua tahun adalah masa uji apakah seseorang akan mundur ataukah lanjut dan berkembang. Ternyata saya masih bertahan, dan itu artinya para nasabah saya boleh tenang, karena saya akan tetap bersama anda semua sampai saya belakangan atau anda duluan yang mengajukan klaim asuransi dasar.

Kenapa Saya Bertahan di Allianz?

Di artikel sebelumnya (Pengalaman Menjadi Agen Asuransi Allianz: Tahun Pertama), saya menuliskan beberapa kelebihan bisnis asuransi jiwa, antara lain prospek yang cerah, kenaikan karier yang cepat, penghasilan yang bagus dan terus bertambah, serta terutama penghasilan pasif yang besar dalam jangka panjang.
Baca lebih lanjut

Mimpi-Mimpi Liem Lie Sia

Liem Lie Sia

Liem Lie Sia

Siapa itu Liem Lie Sia?

Liem Lie Sia adalah nenek-buyut saya.

Lho?

Liem Lie Sia adalah nenek-buyut saya di jaringan ASN (Allianz Star Network).

Ooo…

Ceritanya begini: Liem Lie Sia punya sekitar 10 anak, salah satunya bernama Venny Wantouw (pemilik kantor agensi di Allianz Tower ruang 20D). Dari Venny Wantouw, dia punya cucu bernama Hendy Winata (pemilik kantor agensi di Puri Indah, Jakarta Barat), selanjutnya punya cicit bernama Yudi Haliman (pemilik kantor agensi di Serpong). Saya adalah keturunan berikutnya.

Lalu, ada apa dengan mimpi-mimpi Liem Lie Sia? Begitu pentingkah sehingga perlu ditulis di sini?
Baca lebih lanjut

Perbedaan Bisnis MLM dan Bisnis Asuransi

Jaring Laba2Saya beberapa kali mendapat tawaran bergabung di bisnis MLM (Multi-Level Marketing). Bisnis MLM dan asuransi sama-sama menerapkan pemasaran jaringan, dengan sejumlah perbedaan. Di bawah ini saya menguraikan perbedaan keduanya dalam bentuk pertanyaan dan jawaban versi saya.

Pertama dari Segi Produk

  • Apakah produknya merupakan kebutuhan manusia? Saya pilih berjualan produk yang merupakan kebutuhan manusia.
  • Apakah produknya selalu tersedia? Saya pilih berjualan produk yang selalu tersedia kapan saja, mudah memperolehnya seberapa banyak pun permintaannya, tidak terpengaruh musim dan tren, kondisi politik dan ekonomi, maupun ketersediaan bahan baku.
  • Apakah produknya bisa dijual di mana pun, kapan pun, dan kepada siapa pun? Saya pilih produk yang bisa dijual di mana pun, kapan pun, dan kepada siapa pun.
  • Seberapa menguntungkan penjualan dari produk tersebut? Saya pilih produk yang memberikan keuntungan lebih besar. Keuntungan jual produk asuransi dikenal dengan istilah faktor 24x (1 kali jual produk, komisinya 24 kali).

Produk asuransi memenuhi semua kriteria di atas. Sementara produk MLM, mungkin beberapa kriteria terpenuhi, tapi tidak semuanya.
Baca lebih lanjut

Antara Bisnis MLM dan Asuransi

BisnisBulan Februari lalu saya diajak bertemu oleh seorang member MLM di bidang produk kesehatan propolis. Dia menawarkan sebuah bisnis tanpa tutup poin, tanpa iming-iming, modal hanya sekali, dan bisa diwariskan. Karena saya juga punya bisnis, maka saya langsung mengiyakan ajakannya untuk bertemu. Mungkin kami bisa berbagi peluang bisnis, dan soal siapa bergabung dengan siapa, siapa yang tahu.

Kami bertemu awal Maret di rumahnya. Dia mengundang leadernya untuk berbagi wawasan dengan saya. Setelah sang leader memaparkan prospek bisnis di MLMnya, saya pun memaparkan prospek bisnis yang saya jalankan.

Harus diakui bahwa sistem MLM terbukti telah banyak sekali mencetak orang-orang kaya baru dalam waktu singkat. Sekadar menyebut merek, dari CNI, Amway, Tianshi, K-Link, Oriflame, Melia, Herbalife, dan lain-lain, semuanya ada orang-orang kayanya.

Tapi ada beberapa faktor yang membuat saya belum akan bergabung dengan bisnis MLM, setidaknya dalam waktu dekat. Baca lebih lanjut

Pengalaman Menjadi Agen Asuransi Allianz: Tahun Pertama

Logo ASNSaya bergabung dengan Allianz pada 19 Oktober 2011 dan mendapatkan lisensi keagenan dari AAJI pada 12 November 2011. Karena sudah tergolong akhir tahun, saya menganggap tahun berikutnya, 2012, sebagai tahun pertama saya bekerja di Allianz.

Sebelum menjadi agen asuransi, saya pernah bekerja di beberapa tempat, antara lain menjadi guru sekolah, staf honorer di instansi pemerintah, surveyor di lembaga survey politik, dan editor lepas di beberapa penerbitan. Ketika bekerja di tempat-tempat itu, yang ada di pikiran saya selalu saja: kapan saya berhenti. Macam-macam alasan saya, misalnya karena saya merasa tidak cocok dengan irama kerja kantoran, jarak yang jauh sehingga harus mengalami macet setiap hari, penghasilan yang kecil, waktu luang yang kurang, hingga beban kerja yang terlalu berat.

Tapi setelah setahun menjadi agen Allianz, saya sama sekali tidak ingin berhenti, malah ingin lanjut terus hingga mencapai puncak karier dan pensiun di bisnis ini. Baca lebih lanjut

Mencapai BM (Business Manager)

Surat Promosi BMAlhamdulillah, berkat rahmat Allah Yang Mahakuasa dan dengan didorongkan keinginan yang luhur, per Januari 2013 saya telah mencapai posisi BM (Business Manager), level kedua dari empat dalam jenjang karier keagenan di ASN (Allianz Star Network).

Dengan ini, saya mengucapkan terima kasih kepada para pengunjung yang telah meluangkan waktu untuk membaca artikel-artikel di blog ini, khususnya kepada mereka yang kemudian memilih berasuransi di Allianz Life melalui saya. Semua ini memotivasi saya untuk berbuat lebih baik dan lebih profesional dalam memberikan pelayanan asuransi.

Mulai tahun ini, saya akan membentuk tim kerja yang kuat untuk memenuhi permintaan asuransi yang semakin meningkat. Kepada siapa saja yang berminat untuk bergabung dengan saya sebagai agen asuransi Allianz, pintu terbuka sangat lebar. Mari kita asuransikan masyarakat Indonesia.

,

Asep Sopyan

Business Manager

 

Kontak:

082111650732 (+WhatsApp)

02197641600

32F2F15B

myallisya@gmail.com

 

Alamat kantor agensi: Jl. Raya Serpong No 88, Priang, Pondok Jagung, Serpong, Tangerang Selatan.